<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Tutorial Jaringan Komputer</title>
	<atom:link href="http://www.networkandgame.890m.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.networkandgame.890m.com</link>
	<description>Tutorial Jaringan Software Hardware Linux</description>
	<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 08:12:32 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Monitor Jaringan dengan MRTG</title>
		<link>http://www.networkandgame.890m.com/monitor-jaringan-dengan-mrtg/</link>
		<comments>http://www.networkandgame.890m.com/monitor-jaringan-dengan-mrtg/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 08:12:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Linux Networking]]></category>

		<category><![CDATA[Jaringan Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://networkandgame.890m.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[MRTG ( Multi Router Traffic Grapher ), sesuai dengan singkatannya merupakan aplikasi yang melakukan monitoring lalu lintas jaringan, dan meng-generate hasilnya dalam format html beserta dengan presentasi visualisasi secara LIVE.
MRTG bisa berjalan pada banyak platform Linux, BSD, Windows. Dalam bahasan kali ini hanya akan di bahas pada sistem Linux, terutama menggunakan sistem operasi dengan distro [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MRTG ( Multi Router Traffic Grapher ), sesuai dengan singkatannya merupakan aplikasi yang melakukan monitoring lalu lintas jaringan, dan meng-generate hasilnya dalam format html beserta dengan presentasi visualisasi secara LIVE.</p>
<p>MRTG bisa berjalan pada banyak platform Linux, BSD, Windows. Dalam bahasan kali ini hanya akan di bahas pada sistem Linux, terutama menggunakan sistem operasi dengan distro rimbalinux yang bisa dilihat infonya pada http://www.rimbalinux.org</p>
<p><span id="more-10"></span></p>
<p><strong>Persiapan Instalasi</strong></p>
<p>Untuk dapat menjalankan MRTG di sistem operasi Rimba, dibutuhkan service snmp daemon terinstall dalam sistem. Pada penulisan ini penulis menggunakan Rimbalinux versi 1.0. dengan diasumsikan paket-paket tersebut belum terinstall maka jalankan perintah berikut:</p>
<p>[root@rimba root]# rpm -ivh /direktori/rpm/berada/ucd-snmp-4.2.5-1r.i386.rpm</p>
<p>[root@rimba root]# rpm -ivh /direktori/rpm/berada/ucd-snmp-utils-4.2.5-1r.i386.rpm [root@rimba root]# rpm -ivh /direktori/rpm/berada/mrtg-2.9.6-2r.i386.rpm</p>
<p>Konfigurasi Yang pertama-tama harus dikonfigurasi adalah pada bagian service snmp daemon, letak konfigurasinya pada /etc/snmp/snmpd.conf,dan tambahkan baris-baris berikut:</p>
<p>com2sec    local        localhost     rahasia         com2sec    mynetwork    ALAMAT_IP_ANDA    rahasia	 group MyRWGroup v1         local	 group MyRWGroup v2c        local group MyRWGroup usm        local	 group MyROGroup v1         mynetwork group MyROGroup v2c        mynetwork	 group MyROGroup usm        mynetwork</p>
<p>view all    included  .1                               80	 access MyROGroup &#8220;&#8221;      any       noauth    exact  all    none   none access MyRWGroup &#8220;&#8221;      any       noauth    exact  all    all    none</p>
<p>syslocation Jakarta syscontact r00td</p>
<p>Kemudian jalankan service snmp daemon:</p>
<p>[root@rimba root]# /etc/init.d/snmpd start Starting snmpd:                                            [  OK  ]</p>
<p>[root@rimba root]# snmpwalk localhost rahasia system</p>
<p>Langkah terakhir adalah menyiapkan MRTG,</p>
<p>file konfigurasinya berada di /etc/mrtg/mrtg.cfg.</p>
<p>Beberapa opsi yang harus dirubah, dicontohkan sebagai berikut.</p>
<p>WorkDir: /var/www/html/mrtg Target[r1]: 2:rahasia@ALAMAT_IP_ANDA MaxBytes[r1]: 1250000 Title[r1]: Analisis Lalu Lintas PageTop[r1]: Statistika untuk www.sapimanis.com</p>
<p>Pastikan juga dalam file /etc/crontab ada entri seperti baris berikut :</p>
<p>0-59/5 * * * * root /usr/bin/mrtg /etc/mrtg/mrtg.cfg</p>
<p>Setelah itu tinggal menjalankan perintah:</p>
<p>[root@rimba root]# mrtg /etc/mrtg/mrtg.cfg [root@rimba root]# cd /var/www/html/mrtg [root@rimba mrtg]# mv index.html index.html.old [root@rimba mrtg]# ln -s r1.html index.html</p>
<p>Jangan lupa jalankan service - httpd didapat dari paket apache - crontd didapat dari paket vixie cron contabs</p>
<p>Kemudian arahkan web server anda ke alamat http://localhost/mrtg/. Jika berhasil maka MRTG telah terinstall dengan baik pada sistem anda.</p>
<p>Selamat Mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.networkandgame.890m.com/monitor-jaringan-dengan-mrtg/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Simulasi Jaringan dengan Netkit2 - bag 1 Routing</title>
		<link>http://www.networkandgame.890m.com/simulasi-jaringan-dengan-netkit2-bag-1-routing/</link>
		<comments>http://www.networkandgame.890m.com/simulasi-jaringan-dengan-netkit2-bag-1-routing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 08:03:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Linux Networking]]></category>

		<category><![CDATA[Jaringan Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://networkandgame.890m.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Setelah berlama-lama surfing, akhirnya saya mendapatkan aplikasi yang cocok bagi seorang admin jaringan pemula. Netkit2. Netkit menurut sang pembuatnya merupakan The poor man’s system for experimenting computer networking. Jika ditelusuri lebih jauh, memang seperti itu, sesuai fungsinya. Tapi jangan salah, biar miskin kaya akan fitur. :D. Emangnya Ryuzaki, miskin tapi nggak kaya. :D.
Dan harus dibiasakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah berlama-lama surfing, akhirnya saya mendapatkan aplikasi yang cocok bagi seorang admin jaringan pemula. Netkit2. Netkit menurut sang pembuatnya merupakan The poor man’s system for experimenting computer networking. Jika ditelusuri lebih jauh, memang seperti itu, sesuai fungsinya. Tapi jangan salah, biar miskin kaya akan fitur. :D. Emangnya Ryuzaki, miskin tapi nggak kaya. :D.<br />
Dan harus dibiasakan kita bekerja dalam lingkungan Linux. Saya sarankan anda menggunakan Linux Slackware 10 atau yang lebih tinggi lagi. Saya sendiri menggunakan slackware 12. Cukup ringan.<br />
Sebelumnya silahkan anda mengunduh packet-packet ini terlebih dahulu, packet ini bersemayam di http://www.netkit.org</p>
<p>netkit-2.4.tar.bz2<br />
netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2<br />
netkit-kernel-K2.2.tar.bz2</p>
<p><span id="more-9"></span></p>
<p>Setelah selesai, maka saya sarankan anda untuk menaruh packet-packet tersebut dalam directory home milik anda, sebagai contoh saya menaruhnya di home directory milik saya :</p>
<p>alk@house:/home/alk$ ls<br />
&#8230;<br />
netkit-2.4.tar.bz2*<br />
netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2*<br />
netkit-kernel-K2.2.tar.bz2*<br />
&#8230;</p>
<p>Langsung saja anda extract packet packet tersebut &#8230;</p>
<p>alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-2.4.tar.bz2*<br />
alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2*<br />
alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-kernel-K2.2.tar.bz2*</p>
<p>Setelah proses extract selesai, terdapat directory netkit2. Yang harus anda lakukan sekarang adalah mendaftarkan kepada pemakaman terdekat letak persemayaman netkit2.</p>
<p>export NETKIT_HOME=/home/alk/netkit2<br />
export MANPATH=:$NETKIT_HOME/man<br />
export PATH=$NETKIT_HOME/bin:$PATH</p>
<p>Setelah selesai maka silahkan masuk ke directory netkit2.<br />
Langkah selanjutnya adalah mengecek konfigurasi tadi.</p>
<p>alk@house:/home/alk/netkit2$ ./check_configuration.sh</p>
<p>Apabila di paling bawah ditampilkan tulisan seperti dibawah ini, maka anda telah berhasil menyemayamkan jenazah netkit2. Hi hi hi hi &#8230;</p>
<p>[ READY ] Congratulations! Your Netkit setup is now complete!<br />
Enjoy Netkit!</p>
<p>Setelah semua proses diatas selesai anda bisa bercanda, dan bermesraan dengan teman baru anda ini. :D~~<br />
Untuk mengetahui apakah proses installasi yang anda jalankan berhasil, lakukan percobaan seperti dibawah ini.</p>
<p>alk@house:~/netkit2$ vstart pc1 &#8211;eth0=A;</p>
<p>Apabila muncul windows mini baru, silahkan maju ke langkah berikutnya.</p>
<p>Simple Router<br />
Di sarankan untuk memahami konsep routing.<br />
Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya. Dengan netkit2 anda bisa mencoba untuk mengemulasikannya.</p>
<p>Pertama anda sediakan 2 virtual pc, dan 1 router dengan 2 ethernet card.</p>
<p>alk@house:~/netkit2$ vstart pc1 &#8211;eth0=A;<br />
alk@house:~/netkit2$ vstart pc2 &#8211;eth0=B;<br />
alk@house:~/netkit2$ vstart router1 &#8211;eth0=A &#8211;eth1=B;</p>
<p>Sebelum masing-masing komputer bisa berkomunikasi, interface dari ethernet harus dikonfigurasi terlebih dahulu.</p>
<p>Masuk ke konsole pc1</p>
<p>pc1:~# ifconfig eth0 192.168.10.5 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.10.255</p>
<p>Kemudian masuk ke konsole pc2, dalam hal ini kita akan membuat kelas yang berbeda, karena kita akan menggabungkan 2 lan.</p>
<p>pc2:~# ifconfig eth0 192.168.20.4 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.20.255</p>
<p>Yang anda dapatkan jika mencoba untuk melakukan ping dari pc1 ke pc2 adalah :<br />
pc1:~# ping 192.168.20.4<br />
Connect: Network is unreachable</p>
<p>Maka anda harus mengkonfigurasi router1 sebagai penjembatan untuk menghubungi 2 lancard yang interfacenya berbeda. Oleh karena itu pada router tersebut dibutuhkan minimal 2 ethernet card.<br />
Silahkan masuk ke konsole router1</p>
<p>router1:~# ifconfig eth0 192.168.10.254 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.10.255</p>
<p>coba anda lakukan ping ke pc1, hasilnya adalah reply dari pc1.</p>
<p>router1:~# ping 192.168.10.5<br />
64 bytes from 192.168.10.5 &#8230;<br />
bla bla bla bla ( capek kalo diketik semua, males kalo harus di capture <img src='http://www.networkandgame.890m.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>tetapi anda akan mendapatkan komentar Network is unreachable lagi jika anda mencoba untuk melakukan ping ke pc2, karena anda belum melakukan konfigurasi ethernet interface yang berhubungan dengan pc2 tersebut. Yang harus kita lakukan adalah konfigurasi ethernet yang ke 2.</p>
<p>router1:~# ifconfig eth1 192.168.20.1 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.20.255</p>
<p>Di sini router1 telah dapat berkomunikasi dengan pc1, dan pc2. Tetapi pc2 belum bisa berkomunikasi dengan pc1 ataupun sebaliknya. Disinilah letak router1 sebagai router untuk meneruskan packet ip dari satu jaringan ke jaringan yang lain.</p>
<p>Maka yang harus dilakukan adalah meletakkan si router1 sebagai default gateway kedua jaringan tersebut, dalam hal ini pc1 sebagai jaringan pertama, dan pc2 sebagai jariangan yang kedua.</p>
<p>Silahkan masuk ke konsole pc1, dan lakukan perintah seperti ini.</p>
<p>pc1:~# route add default gw 192.168.10.254</p>
<p>ini menjadikan interface ethernet pertama ( eth0 ) milik router sebagai gatewaynya.</p>
<p>Silahkan masuk ke konsole pc2, dan lakukan perintah seperti ini.</p>
<p>pc1:~# route add default gw 192.168.20.1</p>
<p>ini menjadikan interface ethernet kedua ( eth1 ) milik router sebagai gatewaynya.</p>
<p>Setelah itu pc1 dan pc2 dapat berkomunikasi meskipun ip kelas mereka berbeda.<br />
Hup hup hup hurray !!</p>
<p>Ya, <a href="http://networkandgame.890m.com">tutorial jaringan komputer</a> untuk sesi ini saya cukupkan dulu.<br />
Terima kasih sudah jauh-jauh nyasar kemari hanya untuk membaca tutorial butut ini. <img src='http://www.networkandgame.890m.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Wassalam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.networkandgame.890m.com/simulasi-jaringan-dengan-netkit2-bag-1-routing/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cek Bug PHP Script</title>
		<link>http://www.networkandgame.890m.com/cek-bug-php-script/</link>
		<comments>http://www.networkandgame.890m.com/cek-bug-php-script/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 04:30:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[PHP Security]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://networkandgame.890m.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[
Jumpa lagi dengan saya di tutorial php. Setelah terampungkan script php yang telah kita buat ada  kalanya bug-bug yang tidak diinginkan bercokol di sela-sela script yang telah  siap dionlinekan. Dan tentunya bug ini bisa berakibat fatal sehingga dapat  dimanfaatkan oleh para intruder-intruder yang berusaha untuk mengekploitasi  system. 
Dan siapa sangka script [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><span lang="IN"><img src="http://www.ilmuwebsite.com/img/bug.jpg" alt="" /><br />
Jumpa lagi dengan saya di <a href="http://networkandgame.890m.com">tutorial php</a>. Setelah terampungkan script php yang telah kita buat ada  kalanya bug-bug yang tidak diinginkan bercokol di sela-sela script yang telah  siap dionlinekan. Dan tentunya bug ini bisa berakibat fatal sehingga dapat  dimanfaatkan oleh para intruder-intruder yang berusaha untuk mengekploitasi  system. </span></p>
<p><span lang="IN">Dan siapa sangka script php yang telah dibuat itu aman  dari kerentanan dalam masalah security. :D~~~ </span></p>
<p><span lang="IN">Lalu, bagaimana mencegah sang hacker mengekploitasi,  bahkan merusak website anda, bagaimana mencegah secara pasti dan mengetahui  script yang telah dibuat memiliki bug yang fatal, bagaimana menangani itu semua  ??  <img src='http://www.networkandgame.890m.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p><span id="more-8"></span><span lang="IN"><br />
</span><br />
<span lang="IN">Sebelum kita beralih maju ke langkah selanjutnya ada  baiknya untuk mengenali bug popular yang paling sering diexploitasi.</span></p>
<p><span lang="IN">Penulis akan mencoba untuk memberikan sedikit penjelasan,  bug yang sering dijumpai dalam aplikasi berbasis web khususnya Content  Management system maupun yang lainnya. Di antaranya :</span></p>
<p align="left"><span lang="IN">- XSS ( Cross Site Scripting )<br />
</span><span lang="IN">- SQL Injection</span><br />
<span lang="IN">- RFI ( Remote File Inclusion )</span></p>
<p align="left"><strong><span lang="IN">Cross Site Scriping </span></strong><br />
<span lang="IN">Lebih dikenal dengan sebutan XSS. Kesalahan ini terjadi  karena tidak adanya filtering pada html maupun java script. </span></p>
<p><span lang="IN">Tetapi pada dasarnya defacing ( perubahan kontent ) hanya  terjadi disisi client saja. Yang paling fatal dari bug ini adalah anda dapat  mencuri cookie  kemudian menggunakannya  untuk berbuat sesuatu yang &#8230; :D~~</span></p>
<p><span lang="IN">Contohnya : </span><br />
<a rel="nofollow" href="http://www.banksumsel.com/VisionHome/message.jsp?m=%27%20%3C/p%3E%3Ch1%3Ehacked%20by%20ilmuwebsite%20staff"><span lang="IN">http://www.banksumsel.com</span></a></p>
<p><strong><span lang="IN">SQL Injection</span></strong><br />
<span lang="IN">SQL Injection sebenarnya terjadi karena seorang attacker  yang mencoba melakukan inject query sql   melalui form ataupun via address bar pada browser internet.  Sebagai contohnya ketika penulis mencoba login  sebagai admin pada situs pemerintah Sumatra Selatan ( http://www.sumsel.go.id  ).  Dengan menggunakan query &#8216; or 1=1&#8211;  penulis pun berhasil login. Pada dasarnya &#8216; atau single quote dan or 1=1&#8211; itu  berfungsi untuk membingungkan si server sql, sehingga yang dilakukan oleh  server sql adalah menjalankan query &#8221; select * &#8220;. Yang terjadi adalah  penulis diloloskan untuk login sebagai admin. </span></p>
<p><span lang="IN">Berikut adalah gambar yang penulis capture ketika penulis  berhasil login sebagai admin pada situs </span><span lang="IN">http://www.sumsel.go.id</span></p>
<p><span lang="IN"><img title="tutorial jaringan komputer" src="http://networkandgame.890m.com/images/sumatraselatan.JPG" alt="tutorial jaringan komputer" width="450" height="352" /></span><br />
<span lang="IN"><img title="tutorial jaringan komputer" src="http://networkandgame.890m.com/images/sumatraselatanadmin.JPG" alt="tutorial jaringan komputer" /></span></p>
<p><span lang="IN">Gambar ini diambil sebelum penulis mengontak webmaster  via email untuk mempatch script phpnya.</span></p>
<p><strong><span lang="IN">RFI ( Remote File Inclusion )</span></strong><br />
<span lang="IN">Sebelumnya silahkan membaca artikel fungsi </span><a href="http://www.ilmuwebsite.com/detil_php_kuliah/4/Membahas_Fungsi_include_-_include_once_-_require/" target="_self">require, require_once, include, dan include_one</a><span lang="IN"> RFI sendiri terjadi karena kesalahan programmer ketika  melakukan coding, yakni menggunakan variable dalam fungsi-fungsi tersebut.  Apabila user memasukkan url evil script miliknya pada variable yang digunakan  dalam fungsi require ataupun include, yang terjadi adalah evil script tersebut  dapat dieksekusi secara remote, dengan kata lain, attacker dapat menjalan  command di server milik anda untuk merubah konten situs atau bahkan merusaknya.  :D~~ </span></p>
<p><span lang="IN">Untuk contohnya silahkan anda cari di www.milw0rm.com :D~</span></p>
<p><span lang="IN">Keywordnya Remote File Inclusion. :D~</span></p>
<p><strong><span lang="IN">Pengecekan BUG</span></strong><br />
<span lang="IN">Pengecekan bug sendiri bisa dilakukan secara manual. Hmmm  &#8230; tentunya ini akan memakan banyak waktu. Terbentuklah tools yang dapat  secara cepat dan otomatis menemukan bug-bug yang terselip di php script secara  tidak sengaja maupun sengaja. :D~</span></p>
<p><span lang="IN">Pada dasarnya untuk mengecek bug dapat dilakukan secara  online maupun offline. Penulis sarankan pengecekan bug ini dilakukan di  localhost anda ( offline ) saja.</span></p>
<p><strong><span lang="IN">Cek Bug XSS</span></strong><br />
<span lang="IN">Tools untuk mengecek XSS pada script php milik anda  adalah sebuah addons mozilla firefox yang disediakan secara gratis.  Penginstallannya pun tergolong mudah,</span> <span lang="IN">berikut juga cara penggunaannya.</span></p>
<p>Tools tersebut dapat  anda download disini :<br />
<a href="http://www.securitycompass.com/exploit_me/xssme/xssme-0.2.1.xpi" target="_self">http://www.securitycompass.com/exploit_me/xssme/xssme-0.2.1.xpi</a></p>
<p><strong><span lang="IN">Cek Bug SQL Injection</span></strong><br />
<span lang="IN">Untuk periode saat ini defacing dengan SQL Injection  digolongkan paling favorit dan tentunya paling banyak digunakan, mungkin karena  penyerangan yang dilakukan cukup mudah, cukup memiliki dasar pengetahuan syntax  sql. Lagi-lagi sebuah addons mozilla firefox yang cukup ampuh dan mudah  digunakan telah disediakan untuk melakukan cek bug sql injection. <img src='http://www.networkandgame.890m.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p><span lang="IN">Anda dapat mendownloadnya disini : </span><br />
<a href="http://www.securitycompass.com/exploit_me/sqlime/sqlime-0.2.xpi" target="_self">http://www.securitycompass.com/exploit_me/sqlime/sqlime-0.2.xpi</a></p>
<p><span lang="IN">Penggunaanya pun tidak terlalu sulit.</span></p>
<p><strong><span lang="IN">Cek BUG Remote File Inclusion</span></strong><br />
<span lang="IN">Sebelumya anda download terlebih dahulu scriptnya disini </span><a href="http://www.newhack.org/dl_jump.php?id=4" target="_self">http://www.newhack.org/dl_jump.php?id</a><br />
<span lang="IN">Setelah itu silahkan download active perl, compiler  interpreter ini nantinya digunakan untuk menjalankan script  inclusionscanner.pl. </span><br />
<span lang="IN">Dan kemudian copykan inclusionscanner.pl tersebut ke  direktori c:\perl\bin</span></p>
<p><span lang="IN">Langkah selanjutnya :</span></p>
<p><span lang="IN">1. Masukkan  script  yang akan anda scan kedalam sebuah direktori di c:\perl php.</span></p>
<p><span lang="IN">ex : c:\perl\wordpress.</span></p>
<p><span lang="IN">2. Masuk ke command prompt, start | run | cmd | enter</span></p>
<p><span lang="IN">3.  Setelah itu  masuk ke direktory c:\perl\bin, cd c:\perl\bin</span></p>
<p><span lang="IN">4. Jalankan scriptnya, </span></p>
<p><span lang="IN">C:\Perl\bin&gt;perl.exe inclusionscanner.pl</span></p>
<p><span lang="IN">#Will check a directory for all includes and unsets</span></p>
<p><span lang="IN">#Coded by Ironfist (ironsecurity.nl)</span></p>
<p><span lang="IN">#Usage: create a folder in your perlfolder and put the  files to be scanned in it</span></p>
<p><span lang="IN">, next type the folder name below (eg myfolder)</span></p>
<p><span lang="IN">#GIVES ERRORS WHEN CHECKING SUBFOLDERS: IGNORE THEM <img src='http://www.networkandgame.890m.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p><span lang="IN">Directory to read? c:\perl\wp</span></p>
<p><span lang="IN">kemudian lihat hasilnya di c:\perl\bin\result.html</span></p>
<p><span lang="IN">berikut hasil scan ketika penulis mencoba untuk melakukan  cek inclusion pada wordpress-2.3.3 :</span></p>
<p><span lang="IN">FOUND: require_once($locale_file);<br />
in c:\perl\wp/wp-settings.php FOUND:  require_once($import_root . &#8216;/&#8217; . $file);<br />
in c:\perl\wp/wp-admin/import.php FOUND:  include_once($this-&gt;PluginDir . &#8220;class-smtp.php&#8221;);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/class-phpmailer.php FOUND:  include($lang_path.&#8217;phpmailer.lang-&#8217;.$lang_type.&#8217;.php&#8217;);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/class-phpmailer.php FOUND:  include($lang_path.&#8217;phpmailer.lang-en.php&#8217;);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/class-phpmailer.php FOUND:  include($template);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/template-loader.php FOUND:  include($template);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/template-loader.php FOUND:  include($template);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/template-loader.php FOUND:  include($template);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/template-loader.php FOUND:  include($template);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/template-loader.php FOUND:  include($template);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/template-loader.php FOUND:  include($template);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/template-loader.php FOUND:  include($template);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/template-loader.php FOUND:  include($template);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/template-loader.php FOUND:  include($template);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/template-loader.php FOUND:  include($template);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/template-loader.php FOUND:  include($template);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/template-loader.php FOUND:  include($template);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/template-loader.php FOUND:  require_once($_template_file);<br />
in c:\perl\wp/wp-includes/theme.php</span></p>
<p><span lang="IN">woww !!! :D~~ silahkan di exploitasi eh di patch script  milik anda. :D~~</span></p>
<p><span lang="IN">Ingat, jangan merusak, jangan berbuat vandal, jika anda  menemukan bug di situs lain seperti yang telah saya sebutkan diatas, silahkan  beritahu pihak admin.</span><span lang="IN">greetz to : ilmuwebsite staff, member ilmuwebsite, </span></p>
<p><span lang="IN">special for jojo and her baby.</span><br />
<a href="http://networkandgame.890m.com/">Tutorial Jaringan Komputer </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.networkandgame.890m.com/cek-bug-php-script/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet</title>
		<link>http://www.networkandgame.890m.com/konfigurasi-linux-sebagai-gateway-internet/</link>
		<comments>http://www.networkandgame.890m.com/konfigurasi-linux-sebagai-gateway-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 10:41:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Linux Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://networkandgame.890m.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[

Di tutorial jaringan komputer kali ini saya akan menjelaskan proses installasi linux yang nantinya akan dijadikan sebagai gateway internet. 
Btw, gateway itu sendiri memiliki definisi sebuah komputer yang melayani konversi protokol antara beberapa tipe yang berbeda dari suatu network atau program aplikasi. Sebagai contoh, sebuah gateway dapat meng-convert sebuah paket TCP/IP menjadi paket NetWare IPX [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><img src="http://www.networkandgame.890m.com/images/designnetwork.jpg" alt="" /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Di </span><a href="../" target="_self">tutorial jaringan komputer</a> <span lang="IN">kali ini saya akan menjelaskan proses installasi linux yang nantinya akan dijadikan sebagai gateway internet. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Btw, gateway itu sendiri memiliki definisi </span><span style="color: black;" lang="IN"><span style="font-size: 85%;">sebuah komputer yang melayani konversi protokol antara beberapa tipe yang berbeda dari suatu network atau program aplikasi. Sebagai contoh, sebuah gateway dapat meng-convert sebuah paket TCP/IP menjadi paket NetWare IPX atau dari Apple Talk menjadi DECnet, dan lain-lain. ( Andino-Kamus TI – Ilmukomputer.com )</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Gateway inilah yang nantinya akan menghubungkan jaringan local dalam hal ini LAN dengan jaringan public yaitu internet. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sebagai catatan dalam percobaan ini penulis menggunakan Redhat Linux 9, dan Fedora Core 4. Menggunakan koneksi ADSL speedy dengan IP Static ( penulis pun bingung, karena baru pertama kali ini penulis diberikan koneksi ADSL speedy dengan IP Static. <img src='http://www.networkandgame.890m.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Ini nyata.)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-7"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sebelumnya paket yang kita butuhkan adalah : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">rp-pppoe-3.5-27.i386.rpm</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Tapi setahu penulis paket tersebut sudah terinstall dalam distro tersebut, untuk mengetahui apakah pake tersebut sudah terinstall didalamnya login sebagai root : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span lang="IN">root@alk.root#rpm -qa<span> </span>| grep pppoe</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN">rp-pppoe-3.5-27</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span lang="IN">Perlu diketahui komputer yang akan dijadikan sebagai gateway nanti membutuhkan 2 ethernet card nantinya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Yupz, langsung aja kita menuju pokok pembahasannya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Langkah awal yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah kedua ethernet card tersebut sudah terdetek dengan baik:</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">root@alk.root#ifconfig</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">eth0<span> </span>Link encap:Ethernet<span> </span>HWaddr 00:0C:29:EE:71:11</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>inet addr:192.168.1.1<span> </span>Bcast:192.168.1.255<span> </span>Mask:255.255.255.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:7111/64 Scope:Link</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>UP BROADCAST RUNNING MULTICAST<span> </span>MTU:1500<span> </span>Metric:1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>RX packets:61 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>TX packets:85 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>collisions:0 txqueuelen:1000</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>RX bytes:6938 (6.7 KiB)<span> </span>TX bytes:10092 (9.8 KiB)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span><span> </span>Interrupt:10 Base address:0&#215;1080</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">eth1<span> </span>Link encap:Ethernet<span> </span>HWaddr 00:0C:29:EE:71:1B</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>inet addr:192.168.100.1<span> </span>Bcast:192.168.100.255<span> </span>Mask:255.255.255.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:711b/64 Scope:Link</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>UP BROADCAST RUNNING MULTICAST<span> </span>MTU:1500<span> </span>Metric:1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>TX packets:21 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>collisions:0 txqueuelen:1000</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>RX bytes:0 (0.0 b)<span> </span>TX bytes:1796 (1.7 KiB)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span><span> </span>Interrupt:9 Base address:0&#215;1400</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">lo<span> </span>Link encap:Local Loopback</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>inet addr:127.0.0.1<span> </span>Mask:255.0.0.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>inet6 addr: ::1/128 Scope:Host</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>UP LOOPBACK RUNNING<span> </span>MTU:16436<span> </span>Metric:1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>RX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>TX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>collisions:0 txqueuelen:0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>RX bytes:2190 (2.1 KiB)<span> </span>TX bytes:2190 (2.1 KiB)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Yup, jika anda mendapatkan komentar seperti itu silahkan menuju ke tahap selanjutnya. Jika tidak ? Silahkan googling :D~~~. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Langkah berikutnya adalah mengkonfigurasi ethernet card tersebut. Agar nantinya konfigurasi tersebut dapat dijalankan secara otomatis ketika boot. File konfigurasi ethernet dalam linux memiliki penamaan ethx, x ini menandakan pengurutan, jika terdapat 2 ethernet card dalam komputer anda maka, file konfigurasinya adalah eth0 dan eth1. Letak file konfigurasi secara default terdapat dalam :<br />
/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-ethx</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Karena nantinya kita akan menggunakan 2 lancard tersebut, maka file yang akan kita konfigurasi adalah : </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0</span></strong><span lang="IN"> dan <strong>/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sebagai contoh, konfigurasi eth0 yang penulis gunakan adalah sebagai berikut : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">DEVICE=eth0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">BOOTPROTO=static</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">BROADCAST=192.168.1.255</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">HWADDR=00:0C:29:EE:71:11</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">IPADDR=192.168.1.1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">NETMASK=255.255.255.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">NETWORK=192.168.1.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">ONBOOT=yes</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">TYPE=Ethernet</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">DEVICE : merupakan ethernet apa yang akan dikonfigurasi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">BOOTPROTO : status dari penggunaan ip address, apakah bersifat dynamic ( DHCP ) atau static.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">BROADCAST : alamat broadcast jaringan yang digunakan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">HWADDR : alamat fisik dari ethernet card tersebut, biasa disebut Mac Address.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">IPADDR : alamat ip yang nanti akan digunakan oleh gateway linux. Alamat ini yang nantinya akan berhubungan langsung dengan protol tcp/ip.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">NETMASK : subnet mask yang digunakan oleh device eth0. subnet mask ini digunakan untuk membagi jaringan menjadi lebih kecil.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">ONBOOT : apakah nanti akan diproses ketika BOOT ??</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dan konfigurasi eth1 yang digunakan oleh penulis :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">DEVICE=eth1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">BOOTPROTO=static</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">BROADCAST=192.168.100.255</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">HWADDR=00:0C:29:EE:71:1B</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">IPADDR=192.168.100.1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">NETMASK=255.255.255.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">NETWORK=192.168.100.0</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">ONBOOT=yes</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">TYPE=Ethernet</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Kemudian restart service network.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">root@alk.root#/etc/init.d/network restart</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Sebelum ke langkah selanjutnya, perlu diketahui bahwa, anda diharuskan untuk mengaktifkan mode bridge pada modem adsl.</p>
<p></span>Langkah selanjutnya adalah konfigurasi ADSL-nya :</p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">root@alk.root#adsl-setup</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># pertama kali akan ditanyakan username yang telah diberikan oleh pihak ISP anda</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">LOGIN NAME<br />
Enter your Login Name: </span><strong><span>121303xxxxxx@telkom.net</span></strong><strong><span style="font-weight: normal;" lang="SV"><br />
#device yang berhubungan langsung dengan modem adsl anda, dalam hal ini eth1</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;">INTERFACE<br />
Enter the Ethernet interface connected to the ADSL modem</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;">For Solaris, this is likely to be something like /dev/hme0.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;">For Linux, it will be ethX, where &#8216;X&#8217; is a number.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;" lang="SV">(default eth0):</span></strong><strong><span lang="SV">eth1</span></strong><strong><span style="font-weight: normal;" lang="SV"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;" lang="SV"># kalo yang ini pilih no aja, karena ketika demand diaktifkan maka anda tidak bisa </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;" lang="SV"># menggunakan IP yang dynamic </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;"> Enter the demand value (default no): </span>no<br />
<span style="font-weight: normal;"># DNS yang digunakan, bagian ini bisa diisi nanti. Lewat saja.<br />
# password yang diberikan oleh ISP anda, berbarengan dengan diberikannya username tadi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;">PASSWORD<br />
Please enter your Password:xxxxxxxx</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;"># pemberian akses kepada user untuk menjalankan/mematikan adsl </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;">USERCTRL<br />
Please enter &#8216;yes&#8217; (three letters, lower-case.) if you want to allow<br />
normal user to start or stop DSL connection (default yes):</span>yes</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;"># langkah berikutnya adalah berkenaan dengan firewall disini penulis memilih no 2<br />
The firewall choices are:<br />
0 - NONE: This script will not set any firewall rules.<span> </span>You are responsible<br />
<span> </span>for ensuring the security of your machine.<span> </span>You are STRONGLY<br />
<span> </span>recommended to use some kind of firewall rules.<br />
1 - STANDALONE: Appropriate for a basic stand-alone web-surfing workstation<br />
2 - MASQUERADE: Appropriate for a machine acting as an Internet gateway</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;"><span> </span>for a LAN</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;">Choose a type of firewall (0-2):</span>2</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV"># apakah akan dijalankan secara otomatis ketika boot ?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;">Start this connection at boot time</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;">Do you want to start this connection at boot time?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;">Please enter no or yes (default no):</span>yes<br />
</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;">Dan selanjutnya ketik y saja untuk mensave konfigurasi diatas.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;">Ada</span></strong><strong><span style="font-weight: normal;"> beberapa konfigurasi yang perlu dilakukan. Penulis memberikan sedikit konfigurasi tambahan yang diletakkan pada file /etc/rc.local</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong>echo 1 &gt; /proc/sys/net/ipv4/ip_forward</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong>iptables -A POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s 192.168.1.0/24 -o ppp0</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;" lang="SV">konfigurasi tersebut digunakan untuk meneruskan paket ip dan melakukan masquerade. Masquerade sendiri merupakan proses membagi bandwith, karena pada dasarnya isp hanya memberikan satu koneksi dengan satu ip, maka agar dapat digunakan secara beramai-ramai maka perlu dilakukan masquerade.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;" lang="SV">Selanjutnya anda tinggal menambahkan dns server yang diberikan oleh telkom pada file konfigurasi </span></strong><strong><span lang="SV">/etc/resolv.conf</span></strong><strong><span style="font-weight: normal;" lang="SV">, yang penulis gunakan adalah 202.134.0.155.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">root@alk.root#echo nameserver 202.134.0.155 &gt; /etc/resolv.conf</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">root@alk.root#cat /etc/resolv.conf</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">nameserver 202.134.0.155</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;" lang="SV">Selanjutnya anda tinggal menjalankan adsl-start. </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-weight: normal;" lang="SV">Selamat bersurfing ria. :D~</span></strong></p>
<p>by : Al-k<br />
alkemail@gmail.com<br />
http://www.ilmuwebsite.com</p>
<p><a href="../" target="_self">Tutorial Jaringan Komputer</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.networkandgame.890m.com/konfigurasi-linux-sebagai-gateway-internet/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sistem Quota ala Speedy dengan Squish</title>
		<link>http://www.networkandgame.890m.com/sistem-quota-ala-speedy-dengan-squish/</link>
		<comments>http://www.networkandgame.890m.com/sistem-quota-ala-speedy-dengan-squish/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 10:39:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Linux Networking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://networkandgame.890m.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Hufff, dah lama kita nggak ketemu. :D~~ Kira-kira beberapa bulan yang lalu, saya mencoba mencicipi layanan speedy personal, dan nggak kerasa, baru sekitar 10 hari, bandwithnya sudah overquota, lebih 7 mB kalo nggak salah. Padahal penulis sendiri waktu itu hanya diberikan jatah 1 GB perbulannya. Wekzz !! Maklum penulis termasuk orang yang rakus dalam pemakaian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Hufff, dah lama kita nggak ketemu. :D~~ Kira-kira beberapa bulan yang lalu, saya mencoba mencicipi layanan speedy personal, dan nggak kerasa, baru sekitar 10 hari, bandwithnya sudah overquota, lebih 7 mB kalo nggak salah. Padahal penulis sendiri waktu itu hanya diberikan jatah 1 GB perbulannya. Wekzz !! Maklum penulis termasuk orang yang rakus dalam pemakaian bandwith. :D. Download download &#8230; !!! <span> </span>Terpaksa merogok kocek saku sang mahasiswa yang notebenenya selalu bokek :D~~~. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Tapi berhubung sakunya bolong mau bagaimana lagi, terpaksa pemakaian internet di rumah di cabut. :(~</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Kali ini penulis mencoba untuk menjelaskan sebuah system quota ala speedy, dengan pembatasan berdasarkan waktu dan kapasitas pemakaian tentunya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Kita ambil contoh : user A di berikan batas waktu pemakaian 5 jam, dan 20 MB perharinya. Walaupun sebelum 5 jam kapasitasnya sudah full maka sang user terpaksa menunggu hari berikutnya untuk bisa kembali bermain. Istilah kerennya yakni Squished.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-6"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">System quota ini menggunakan sebuah paket aplikasi tambahan, Squish. Yang penulis gunakan adalah squish versi 0.0.18.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Di tutorial ini penulis menggunakan distro fedora core 4, yang didalamnya telah terinstall paket squid. Berikut adalah peralatan yang kita butuhkan nantinya :<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">gd-2.0.33-2.i386.rpm<br />
perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm<br />
squish-0.0.18.tar.gz</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Download dulu paket-paket di atas :<br />
# wget http://h1.ripway.com/ilmuwebsite2/gd-2.0.33-2.i386.rpm<br />
# wget http://h1.ripway.com/ilmuwebsite2/perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm<br />
# wget http://h1.ripway.com/ilmuwebsite2/squish-0.0.18.tar.gz</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Kemudian Install paket gd-2.0.33-2.i386.rpm, dan<span> </span>perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm<br />
# rpm –ivh gd-2.0.33-2.i386.rpm<br />
# rpm –ivh <span> </span>perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Setelah itu ekstrak file squish-0.0.18.tar.gz :<br />
# tar –xzvf squish-0.0.18.tar.gz</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Terdapat sebuah direktori baru disana, squish-0.0.18, kemudian masuk kedalamnya, kemudian install :<br />
# cd squish-0.0.18<br />
# make install</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Pindah ke direktori di mana squish berada :<br />
# cd /usr/local/squish/</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Kemudian jalankan option run pada file squish.pl, ini dilakukan untuk membuat sebuah tampilan awal dari pemakaian bandwith : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># ./squish.pl &#8211;install</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Dengan fasilitas crontab tambahkan sebuah perintah baru untuk daemon crond : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># crontab -e<br />
5,10,15,20,25,30,35,40,45,50,55 * * * * /usr/local/squish/squish.cron.sh</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Kemudian tekan ESC :x!</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Jalankan perintah baru tersebut untuk pertama kalinya : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># /usr/local/squish/squish.cron.sh</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Kemudian kita tambahkan authentikasi ncsa_auth pada file konfigurasi squid.conf yang terletak di /etc/squid/squid.conf : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># nano /etc/squid/squid.conf<br />
# baris ini ditambahkan di area authentikasi</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">auth_param basic program /usr/lib/squid/ncsa_auth /etc/squid/passwd<br />
auth_param basic children 5<br />
auth_param basic realm Squid proxy-caching web server<br />
auth_param basic credentialsttl 2 hours</p>
<p># yang ini ditambahkan pada area acl<br />
acl ncsa proxy_auth REQUIRED</p>
<p># kemudian simpan<br />
Setelah itu edit di bagian bawah baris kalimat ini </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">### added by squish (begin)<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Menjadi seperti ini : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># acl&#8217;s for squish - autodetected, sometimes<br />
acl SQUISHLOC dst ns.multimedia.com<br />
acl SQUISHED1 proxy_auth -i &#8220;/etc/squid/squished&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">#acl SQUISHED2 ident<span> </span>&#8220;/etc/squid/squished&#8221;<br />
acl SQUISHED3 src<span> </span>&#8220;/etc/squid/squished&#8221;<br />
acl password proxy_auth REQUIRED</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># Error info that says you&#8217;re squished<br />
deny_info http://ns.multimedia.com/squish/?squished&amp; SQUISHED1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># deny_info http://ns.multimedia.com/squish/?squished&amp; SQUISHED2<br />
deny_info http://nd.multimedia.com/squish/?squished&amp; SQUISHED3</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># HTTP access controls for squish</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">http_access allow SQUISHLOC<br />
http_access allow password !SQUISHED1<br />
http_access deny SQUISHED1</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># http_access deny SQUISHED2<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">http_access deny SQUISHED3</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">### added by squish (end )</p>
<p>http_access allow ncsa</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><br />
Kemudian, edit file konfigurasi httpd<span> </span>: </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># nano /etc/httpd/conf/httpd.conf<br />
# tambahkan baris berikut di paling bawah dari file konfigurasi tersebut :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">include /usr/local/squish/apache-squish.conf<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Kemudian edit file apache-squish.conf :<br />
# nano /usr/local/squish/apache-squish.conf </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Edit file tersebut menjadi seperti ini :<br />
Alias /squish &#8220;/usr/local/squish/&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">&lt;Directory &#8220;/usr/local/squish/&#8221;&gt;<br />
Options +ExecCGI<br />
AddHandler cgi-script .cgi<br />
DirectoryIndex squish.cgi<br />
AllowOverride None<br />
Order allow,deny<br />
Allow from all<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>Di bagian terakhir, anda cukup membuat user yang diperbolehkan untuk mengakses internet, dengan membuat sebuah file yang berisi user yang diperbolehkan login : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># htpasswd /etc/squid/passwd mamang</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Berikan permission r untuk user lain agar file /etc/squid/passwd dapat dibaca oleh apache.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># chmod o+r /etc/squid/passwd</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Kemudian restart service squid dan httpd : </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># service squid restart<br />
# service httpd restart</p>
<p>Untuk melakukan pembatasan pemakaian pada user, silahkan edit file konfigurasi squish.conf </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># nano /etc/squid/squish.conf </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">squish.conf:<br />
# This file contains data formatted as follows:<br />
#<br />
# Blank lines and hashed stuff is for comments<br />
# user<span> </span>amount/period<br />
#<span> </span>bandwidth: 999[kmG]b<span> </span>/ period: day, week, month<br />
#<span> </span>time: 999[smh]<span> </span><span> </span>/ period: day, week, month<br />
#<br />
# Whitelist entries - they can have as much as they like</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">192\.168\.99\.44<span> </span>25h/day<br />
192\.168\.97\.43<span> </span>25h/day</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">mamang<span> </span>12h/day 120Mb/day </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># Poor guy:<br />
root<span> </span>1h/day<span> </span>1Mb/day<span> </span>2Mb/week</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"># Catchall &#8212; people and IP&#8217;s not matched by the above rules<br />
.*<span> </span>4h/day<span> </span>20Mb/day<span> </span>20h/week<span> </span>100Mb/week</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN">Tampilan ketika user habis masa pemakaiannya.<br />
</span></p>
<p><span lang="IN"><img src="http://alkcool.890m.com/images/squished.jpg" alt="" /></p>
<p>Ya cukup sekian, apabila ada yang ditanyakan langsung saja ke :<br />
<a href="mailto:alkemail@gmail.com">alkemail@gmail.com</a><br />
Greetz : b_scorpio, phi_, ryuzaki, safril, dan semua staff ilmuwebsite.com yang tidak  bisa disebutkan satu persatu :D~~</p>
<p></span>by : Al-k<br />
alkemail@gmail.com<br />
http://www.ilmuwebsite.com</p>
<p><a href="../" target="_self">Tutorial Jaringan Komputer</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.networkandgame.890m.com/sistem-quota-ala-speedy-dengan-squish/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
